Homoseksualitas adalah salah satu dari tiga kategori utama orientasi
seksual, bersama dengan biseksualitas dan heteroseksualitas,
dalam kontinum heteroseksual-homoseksual.
Menurut ilmu perilaku, sosial dan
kesehatan homoseksualitas adalah aspek normal dalam orientasi seksual manusia. Homoseksualitas bukanlah penyakit kejiwaan dan
bukan penyebab efek psikologis negatif; prasangka terhadap kaum biseksual dan
homoseksual-lah yang menyebabkan efek semacam itu. Meskipun begitu sebagai
orang muslim dan orang timur prilaku ini
sangat lah di luar kewajaran, norma dan merupakan dosa besar.
Pemicu seseorang menjadi gay di antaranya adalah ia berada di lingkungan di
mana homoseksual dianggap sesuatu yang biasa atau umum. Tidak ada nilai-nilai
moral atau agama yang membekali pengetahuannya sehingga ia memiliki wawasan
yang tidak lurus mengenai hubungan antara laki-laki dan perempuan.
Faktor lain yang mungkin membuat seseorang keluar dari fitrahnya adalah
pengalaman seks dini yang dipicu karena dia menyaksikan gambar-gambar porno
dari televisi, VCD, komik atau koran yang ada di sekitarnya.
Selain itu seseorang dapat tumbuh menjadi seorang gay
karena pengalaman buruk dengan pengasuhan keluarga seperti memiliki ibu
yang dominan sehingga anak tidak memperoleh gambaran seorang tokoh laki-laki.
Atau sebaliknya, seorang anak laki-laki memiliki ayah yang kasar atau seorang
ayah yang homoseksual.
Akan tetapi perilaku ini dapat kita cegah dengan kekuatan iman dan pemahaman
islam yang lebih mendalam. Maka lebih dekatkan dirikita dengan Allah dan tingkatkan keimanan anda. Jangan biarkan
diri anda semakin jauh tersesat yang akan merugikan diri anda sendiri baik di
dunia maupun di akhirat.